Showing posts with label Baiti Jannati. Show all posts
Showing posts with label Baiti Jannati. Show all posts

A.Y.A.H .. Kata Paling Indah

13 Jun 2010

..............................................................
Ini adalah Gumpalan Cinta
Cinta yang berbeda
Dia hadir dilangit jiwa
Membisikan rindu

Maka akan selalu ada
Rasa yang tak bisa dilukiskan oleh kata
Inilah rasa Cinta
Seorang Ayah pada buah hatinya
Pada tawa ceria anak-anaknya….

Maka wajarlah
Jika nabi melamakan sujudnya
Dalam sholat
Ketika hasan dan husen bermain di punggung beliau
Semua karena cinta


Semua ini adalah anugrah
Dalam kehidupan kita
Ketika Alloh berkenan
Menambakan kata “Ayah” atau “Abi”
Di depan namamu..
Lalu di panggil dengan lembut
Oleh anak-anakmu
Dengan binar mata lebih indah dari pelangi

Ayah
Abi
Adalah kata yang mengajari kita makna pertanggung jawaban yang paling hakiki
Setelah kata iman

Maka tak mungkin
Seorang lelaki yang tak merindukan panggilan itu
Selama iman masih ada dihati

Sahabat
Menikahlah…
Lahirkan Generasi Rabbani
Generasi Sholeh

Lalu kita bersama menyeru di jalan ini
Dengan semangat Iman yang menyala.

Dan disini
Di notes ini
Lewat jemari ini
Izinkan ku sejenak
Melukiskan kerinduanku
Kerinduan seorang Ayah
Kerinduan pada anak-anakku
Al-Jundi dan Aisyah kecilku…..

Jundi…!!
Aisy…!!
Abi Pulang..!!

)I(hamzah)I(

Read More......

Menikah Adalah Pilihan

..................................................................
Menikah adalah pilihan
Pilihan dalam arti yang luas
Maka iman dan akal harus memainkan perannya
Jangan biarkan perasaan dan cinta mendominasi keputusanmu

Menikah adalah pilihan
Sekaligus masa depan
Tempat harapan di azzamkan menjadi cita
Jangan biarkan mata tertipu kabut pesona kecantikan sesaat atau ketampanan yang mudah luntur

Menikah adalah pilihan
Sekaligus pertanggung jawaban
Ketika deklarasi akad di sahkan
Maka tak boleh kelak ada penyesalan
Apa lagi menyalahkan takdir


Menikah adalah pilihan
Maka letakanlah semua itu
Sesuai dengan kaidah agama kita
Menjadikan Agama sebagai sandaran utama
Menjadikan pemahaman agama sebagai pertimbangan
Menjadikan pengamalan agama sebagai syarat

Menikah adalah pilihan
Maka mencari Istri Sholeha, tempat kita berharap lahir generasi Rabbani, adalah keharusan
Maka mencari Lelaki sholeh lagi baik dan bertanggung jawab, sebagai Imam kita adalah syarat
Maka tak boleh ada alasan karena tidak cinta, maka kita menolak, maka kita tak mau…

Menikah adalah pilihan
Hendak kemana kaki ini akan diseret
Ke neraka atau surgaNya
Karena ….
Cermin Suasana Rumah Tangga kita di dunia, adalah bayangan kelak di akhirat
Serasa teduhkah seperti di surga…
Atau terasa gerahkah, panaskah…seperti di neraka

Sebab di awal kita telah menentukan pilihan
Sebab di awal kita telah menjatuhkan pertimbangan
Mengapa menikahi dirinya..
Mengapa mau menikah dengan nya
Karena Menikah adalah pilihan
Berbahagialah..
Ketika Iman dan akal mendominasi keputusanmu itu….

Dan jangan bersedih
Ketika khilaf dan salah terjadi
Tetap bersama..
Jangan bubarkan pernikahan
Karena Alloh Begitu sayang pada kita
Karena Alloh Begitu Cinta dengan kita….

Maka ketika kau sadar
Salah menaruh pilihan di awal dulu
Saat ini juga
Ubahlah sudut pandangmu
Seiring juga dengan…
Merubah niatmu…

Mudah-mudahan Alloh
Menatapmu dengan Cinta…
Mudah-mudahan Alloh, meluruskan semua
Ketika mungkin anggapan kita tak bisa lurus…

Agar semua berakhir Indah
Iya..
Di surgaNya
Yang Maha Indah….

Sahabat
Menikah adalah Pilihan……

)I(hamzah)I(

Ku tulis di sejuknya langit bandung, di waktu dhuha….

Read More......

Menikah Adalah Menjaga Kesucian Diri

...............................................................
Jika Engkau ingin merasakan manisnya Cinta
Rasa itu datang
di kala engkau memenangkan Alloh dari pada Nafsumu
seperti Yusuf yang menolak Zulaeha
atau ketika engkau menolak ber Pacaran
karena itu adalah zina....

Maka Alloh Menurunkan ketenangan..
kesejukan
dan manisnya Iman
di Jiwa dan Relung Kalbumu....

disini banyak kita terlena
karena cinta sesaat
maka hilanglah malu
dan hilanglah harga diri dan kehormatan


betapa banyak orang menikah
tapi yang di kenang hanya
masa berpacaran

padahal masa itu dalam pandangan Alloh
adalah masa di mana engkau melakukan kemaksiatan besar
ZINA

maka tak ada Kebarokahan di rumah tanggamu
maka wajar saja jika kita dengar keluh kesah
yang berujung pada PERCERAIAN
atau PERSELINGKUHAN.....

Sahabat
Jika engkau jatuh cinta
maka tak ada yang lebih baik selain engkau Menikah...

Lamar dirinya
karena Menikah adalah menjaga kesucian diri....

orang-orang yang menikah tanpa PACARAN
yang dikenang adalah saat MALAM PERTAMA
saat Alloh Halakan dirimu dengan dirinya
saat Alloh Halalkan kau rasakan halus kulitnya
saat Alloh Halalkan bercampurnya air liur mu dengan air liurnya dengan satu sensasi rasa NIKMAT

saat engkau melihat senyum manjanya
saat...
saat...
saat...
ah semuanya Indah......!

Menikah adalah menjaga Kesucian diri
kecuali bagi orang-orang yang terganggu nalarnya....
menunda-nunda
karena Menunda itu lebih dekat kepada Kemaksiatan...!

Menikahlah....!!
Sucikan dirimu
dan tinggikan nama Tuhanmu....!!

)I)(hamzah)I(

Read More......

Menikah Adalah Kesempatan

...................................................................
Menikah adalah Kesempatan
Alloh menghadirkannya di jejak-jejak usia kita
Di usia awal 20 tahun, ketika sedang kuliah
Di bentang usia 25-27 tahun ketika kita merintis karir
Atau di usia 30 tahun ke atas, ketika kematangan diri dalam persepsi manusia, ada pada diri kita

Ini adalah kesempatan yang Alloh hadirkan di diri ini
Tapi karena keterbatasan
Atau mungkin kesombongan kita
Dengan mudahnya
Dengan santainya
Mengatakan
“aku kan masih kuliah…”!
“Pekerjaanku belum mapan..”!
“aku harus membantu adik-adik dan keluargaku dulu “!
“Nantilah, ….”!


Itu semua adalah bisikan setan
Yang ditiupkan di alam jiwamu
Lalu menjadi anggapan
Bahwa Kesempatan itu akan terulang.

Menjadi anggapan
Bahwa Konsep Takdir bisa di atur.

Hingga yang terjadi adalah
Perasaan tak merasa bahwa diri ini sedang kufur nikmat

Lalu ketika esok pagi datang
Umur sudah merangkak naik…

Mungkin juga dosa ikut bertambah
Karena maksiat mata, maksiat hati

Dan kesempatan mentarbiyah buah hati
Semakin sedikit
Karena umurmu
Tak bisa di ajak mundur
Karena usiamu
Tak bisa diputar ulang

Memiliki anak-anak
Di usia merangkak senja
Adalah kerugiaan
Adalah kehilangan kesempatan…..

Menikah adalah Kesempatan
Yang orang sekaliber Syahid Quthb atau Ibnu Tamiyah pun tak sempat merasakannya
Menikahlah
Jangan biarkan setan tertawa
Melihatmu
Menunda-nunda
Kenikmatan yang Alloh Halalkan Untukmu…

)I(hamzah)I(

Read More......
 
 
 

KUNJUNGAN

free counters
Powered By Blogger

detiknews - detiknews

JARINGAN

 
Copyright © KAMUS BABEL